Jumat, 11 Juli 2014

Kumpulan Konsep Ceramah


MENGHARGAI SAHABAT

Hadirin wal hadirat rahimaa kumullah……

            kita sebagai mahluk social tentunya dalam menjalani hidup ini membutuhkan bantuan orang lain.siapapun kita apapun pangkat, jabatan serta profesi kita yang di sadari kita harus bersosialisasi dan berinteraksi sesame orang lain.sebagai pemeluk islam agama telah jauh jauh hari mengajarkan kepada kita semua untuk saling bersilaturahmi antar sesame umat manusia.sebagai mana allah berfirman dalam surat al hujurrat ayat 13 yang berbunyi :

Artinya: hai manusia sesungguh nya kami telah menciptakan kamu dari seorang
                 laki laki dan seorang perempuan dan menciptakan kamu bersuku suku                                  berbangsa bangsa agar kamu saling kenal mengenal.

teman temanku sahabat sahabatku semuanya…..

            dari ayat yang saya sampaikan tadi maka jelaslah bagi kita bahwa allah SWT menciptakan kita dalam berbagai perbedaan .apakah itu jenis kelamin suku bangsa atau bahkan budaya seharusnya semakin termotifasilah bagi kita untuk saling mengenal antara satu dengan lainnya.
            Jika kita berbalik sedikit ke sejarah perjuangan dakwah rasulullah SAW.salah satu kunci keberhasilan nya ialah karena ia memiliki banyak sahabat yang mendukung syariaat islam.untuk itu kita sebagi umat islam, sebagai pengikutnya rasulullah wajib mencontoh sikap rasulullah



lantah bagai mana cara kita untuk menghargai sahabat ..?
sahabat sahabat ku semuanya. Pada kesempatan ini saya akan menyapaikan bagai mana cara kita untuk menghargai sahabat :

1.panggilah sahabat dengan nama yang baik
            inilah yang di sampaikan rasulullah kepada kita untuk jangan sekali kali memanggil sahabat dengan nama yang buruk, tetapi panggilah sahabat dengan nama yang baik sehingga ia berbangga hati karena kita menghargainya.
2.ikuti di saat ia benar dan tegur di saat ia bersalah
            Coba kita lihat sahabat yang berada di dekat kita,apakah perbuatan nya baik atau buruk ? apakah menurut syariaat islam atau bahkan melanggar syariat islam ? jika sahabat kita berbuat baik maka kita sebagai sahabat harus mampu mencontoh nya.dan jika perbuatannya buruk maka kita sebagai sahabat pula harus menegur menasehati serta mengarahkannya kejalan yang benar . bukan kita sebagai sahabat malah menjerumuskan sahabat kita ke jurang dosa dan kemurkaan.sebgaimana firman allah dalam surat al ma’idah ayat 2 yang berbunyi:



artinya :dan tolong menolong lah kamu dalam kebajikan dan taqwa dan jangan tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran .
3.sayangi sahabat  seebagaimana kita mnyayangi diri sendiri
            Beberapa abad yang silam rasulullah SAW telah berpesan kepada kita untuk selalu menyayangi sahabat.
Laa yu’minuu ahadukum hatta yuhibbu liaqhihi laa yuhibbu linafsih
Artinya: belum sempurna iman seseorang diantara kamu sebelum ia menyayangi saudaranya seperti ia menyayangi dirinya sendiri.


            ruponyo ibarek bajalan, lah nak tibo diparantian,
            bakato lah nak sampai bajasudahan,
            wakatu juo nan mamisahkan
demikianlah pidato ini saya sampaikan terlebih dan kurang mohon di maafkan saya akhiro dengan untayan hikmah
”sahabat itu bukan biologi”yang dapat dilihat dari keadaan fisik
“sahabat itu bukan ekonomi”yang dapat dilihat dari materi
“sahabat itu bukan matematika”yang dapat dihitung dengan nilai nya
“sahabat itu juga bukan PKN”yang dapat di tentukan dengan undang undang
Tapi sahabat itu merupakan sejarah yang harus dihargai sepanjang masa
            untuk itu jangan pernah kita memikirkan apa yang telah di berikan sahabat kepada kita.tapi berfikirlah apa yang harus kita lakukan dan apa yang harus kita berikan kepada sahabat kita.karena sebaik baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain







PERSATUAN DAN KESATUAN UMAT


Persatuan adalah tiang penyangga daya suatu negra. Kemajuan/ kemunduran suatu bangsa di tentukan oleh persatuan dan kesatuan bangsanya.bangsa yang makmur adalah bangsa yang bersatu, bangsa yang yang hancur adalah bangsa yang berseteru. Kalimat tersebut menggambarkan betapa pentingya menjaga kesatuan dan memupuk persatuan di antara kita, sebab perbedaan yang muncul dari keragaman di muka bumi ini, tidak mustahil memicu lahirnya fanatisme buta, persaingan tidak sehat, gontok-gontokan dan perpecahaan yang bisa meluluh lantahkan nilai-nilai kebersamaan, merapuhkan persatuan, dan tidak mustahil akan membawa derita buruk dan kehancuran hidup kita, naudzubillah summa  naudzubillah himinzaalik.
          Lalu bagaimana pandangan islam tentang persatuan dan kesatuan ? sebagai jawabanya allah berfirman dalam surat al hujurat ayat 13 yang berbunyi :



Artinya:hai umat manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu bersuku suku dan berbangsa bangsa agar kamu saling mengenal.sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya allah maha mengetahui lagi maha mengenal.

          Dari ayat yang saya sampaikan tadi maka jelaslah bagi kita bahwa allah menciptakan manusia dari jenis laki laki dan perempuan bercorak suku bwerlainan bangsa semuanya memiliki harkat derajat serta martabat di hadapan allah swt. Fungsinya agar kamu saling mengenal menjalin komunikasi harmonis, menebarkan cinta kasih yang tiada pilih kasih serta menyemaikan rasa sayang yang tiada pandang sayang.


Hadirin yang dimuliakan oleh allah….

         
          Persatuan dan kesatuan yang kita bina selama ini tidak hanya untuk kita saja tapi jauh kedepan di zaman yang tinggal sekejap mata saja, masa era reformasi yang sudah mulai kita rasakan ini mempunyai tantangan Yang lebih berat
Tantangan itu antara lain :

1.     Perbedaan ideologi dan cara pandang umat islam yang beragam, sehingga membuat perpecahan di dalam islam itu sendiri, sehingga makin banyak nya para kiai, ustadz, yang tidak lagi satu pandangan satu visi dan misi membangun islam ke depan.
2.     Bnayak kita lihat pada saat ini para pemimpin, para pejabat pejabat yang berpangkat, enggan membayar zakat, harta riba selalu di sikat sebagai akibat negara kita bisa kiamat, sehingga tugasnya untuk mempertahankan negara indonesia sudah terabaikan.
3.     Maraknya terjadi porno aksi dan pornografi yang merajai seluruh media elektronik dan media masa di indonesia. Hal ini memicu terjadinya pergaulan bebas, narkoba,dan pelecehan seksual. Generasi muda saat ini tidak lagi malu bila keluar menggunakan celana pendek, berbaju yukensi, berkaus ketat malah hal ini di jadikan trend masa kini.

Inilah tantangan terbesar kita saat ini,bukan saja harus bersatu untuk menghadapi masalah di dalam intern agama kita, tetapi juga di luar diri kita , perjuangan kita smakin besar , apa lagi di era reformasi ini segal cara untuk memecah belah kebersamaan, kepedulian, bahkan persaudaraan di antara kita, oleh karena itu walaupun kita berbeda beda visi dan misi kita tetapi kehendak dan pikiran kita tetap satu payung yaitu islam.




Oleh karena itu persatuan dan kesatuan merupakan syarat utama untuk membangun bangsa.terutama di bulan suci ramadhan ini kita tingkat ukhuah wataniah dan ukhuah islamiah sebagai pilar persatuan dan kesatuan.bangsa kita.
              




KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

Teman-teman yang berbahagia

          Ramadhan adalah bulan yang agung jika dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain. Karena bulan Ramadhan memiliki banyak keistimewaan dan keutamaan. Di antara keutamaan Ramadhan adalah :

1.   Yang pertama, Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah.

Hadirin yang berbahagia
Rasululloh telah bersabda :
”Makan sahurlah kamu, sesungguhnya makan sahur itu mengandung berkah. Allah dan para malaikatnya mengirimkan rahmat kepada orang-orang yang makan sahur.”

2.   Keistimewaan yang kedua bahwa :
Di dalam bulan Ramadhan terdapat satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan yaitu malam Lailatul Qadar.

Rasulloh bersabda :
”Carilah Lailatul Qadar di 10 terakhir  malam-malam ganjil.”

Teman-temanku  yang seide dan seiman
3.   Yang ketiga.  Allah menetapkan puasa sebagaimana orang-orang sebelumnya.
Firman Allah yang berbunyi :











4.   Yang keempat, Allah melipatgandakan pahala orang yang beramal fardhu dan Sunnah di bulan Ramadhan.

Hadirin yang berbahagia

5.   Yang kelima, Allah ampuni dosa-dosa orang yang berpuasa.
Sabda Rasululloh :











Teman-teman yang berbahagia
Alangkah baiknya kita yang sampai saat ini masi bisa bertemu Bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan keistimewaannya. Dengan kasih sayang Allah kepada kita, kita masih diberi kesempatan untuk membersihkan hati dan jiwa kita di bulan Ramadhan ini.

Marilah kita manfaatkan Ramadhan tersebut dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah menjadikan kita hamba yang bertakwa. Amin amin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Sabtu, 12 April 2014

Cerpen Menarik Unik Terbaru 2014 dan Analisisnya


Karya         :Trisna Ayu Wandira
Kelas          :XI IPA 4
SMA Negeri 1 Sawahlunto
Namanya Kayla

“Saatnya jam pelajaran pertama dimulai. It’s time to begin the first lesson”, bel sekolah sudah berbunyi. Ini pertanda bahwa Ulangan III Kimia akan segera dimulai. Semua murid kelas XI IPA 7 di salah satu SMA Negeri Duabelas di Kota Sawahlunto panik. Betapa tidak, ulangan menjadi sesuatu momen persaingan nilai demi universitas yang akan mereka tempuh esok. Tidak heran jika ada di antara mereka yang sibuk membuat dewa-dewa kecil di sela-sela jari, di kertas dan di meja. Mereka seolah-olah menghalalkan segala cara demi mendapatkan nilai yang sempurna. Ada juga juga di antara mereka yang sibuk membahas soal meskipun dalam suasana panik dan ribut saat itu. Lain halnya dengan seseorang yang sedang duduk di sudut kelas dengan lolipop di tangannya. Ternyata kepanikan tidak tampak di raut wajah gadis yang paling cantik di lokal itu. Sebut saja namanya Kayla. Kayla adalah bintang kelas XI IPA 7. Ia juga sang juara umum SMA Negeri Duabelas semenjak kelas X. Dan aku juga bangga bisa berteman baik dengan dia meskipun kita baru kenal 6 bulan yang lalu. Tepatnya saat aku satu lokal dengan Kayla di kelas XI IPA 7.
“Kay, qe udah belajar Kimia tadi malem ?”, tanyaku dengan nada pelan. Kayla tidak menjawab pertanyaanku. Dia hanya menggelengkan kepala sebagai isyarat jawaban dari pertanyaanku. Aku pun jadi bingung. Biasanya aku selalu memanfaatkan waktu sebelum bel bunyi untuk belajar bersama. Tapi hari ini tidak. Ada yang aneh dengan Kayla. “Apa aku ada salah dengan Kayla ?”, aku bertanya-tanya dalam hati. Belum sempat aku mencari jawaban tentang apa yang terjadi dengan Kayla. Tiba-tiba Bapak Sangarim datang dengan jalannya yang tegap sambil membawa lembaran-lembaran soal. Jantungku semakin bergetar. Maklum, aku selalu gerogi setiap ulangan. Dalam waktu singkat aku memanggil Kayla dengan nada berbisik, “Kay, semoga kita sukses”. Kayla hanya membalas dengan senyuman.


Dua puluh menit sudah berjalan. Ada lima soal Kimia yang belum aku selesaikan dari lima belas soal yang diberikan. Aku mulai jenuh mengerjakan soal-soal yang rumit ini. Sejenak, aku menoleh ke sebelah kanan. Tampak bagiku Tori dan Wendy sedang mengeluarkan dewa-dewa kecil yang mereka persiapkan tadi pagi. Aku sedikit iri melihat mereka yang selalu sukses ulangan tanpa belajar karena mengandalkan dewa kecilnya itu. Berpindah ke arah jam sembilan, aku melihat Kayla yang tidak bersemangat dalam mengerjakan ulangan. Aku berusaha untuk bertanya kepadanya. Tapi, Bapak Sangarim tampaknya mencurigakan gerak-gerikku. Padahal, aku tidak ada niat untuk meminta jawaban dari Kayla. “Hamid ! Perbaiki posisi dudukmu. Konsentrasi terhadap lembar jawabanmu!”, Pak Sangarim menegurku. Aku kembali berkonsentrasi dengan lembar jawabanku.
Lima menit terakhir. Tiba-tiba Pak Sangarim menuju ke barisan kursiku. Aku menjadi gemetar. Padahal aku tidak berbuat salah. Sampai di depan kursiku, Pak Sangarim merobek dua lembar jawaban teman di sebelah kananku. Ternyata Wendy dan Tori yang ketahuan berbuat curang saat ujian. “Akhirnya dewa mereka sekarang memberi kerugian untuk peringatan bagi mereka. Emang enak ketahuan liat jimat saat ujian ? Susahkan kalau lembar jawaban udah dirobek sama Pak Sagarim. Pastia aja remedial. Bersyukur aku mah nilai pas-pasan tapi jujur”, gumamku dalam hati.
“Perhatian semua, waktu kalian sudah habis, silahkan kumpul lembar jawaban dan soalnya ke depan. Dan kalian sudah boleh beristirahat”, Pak Sangarim mengakhiri jam pertama. Dan jam berikutnya adalah waktu istirahat. Mungkin ini kesempatanku bertanya pada Kayla.
“Gimana ulangan qe tadi, Kay ?”, tanyaku.
“Hmm, ndak tau juga aku do, aku aja ndak belajar tadi” jawab Kayla lesu.
“Tumben ? Biasanya qe selalu penuh persiapan. Ada masalah ya, Kay ? Cerita aja ke aku”, tanyaku mencoba simpati pada Kayla.
“Ga ada masalah sih, mungkin aku lagi badmood belajar.Ke kantin aja yuk !” Jawab Kayla mengalihkan pembicaraan.


Aku dan Kayla pergi menuju kantin. Seperti biasa kami membeli piscok alias pisang coklat, empem-empek dan es podeng. Makanan dan minuman itu cukup kenyang dan menggembirakan untuk kami santap. Selain harganya yang ekonomis rasanya pun juga enak. Biasanya kami makan ini sambil cerita-cerita pengalaman, cita-cita masa depan dan hal-hal yang lucu. Tetapi untuk hari ini suasana kaku dan membisu. Hanya desiran angin dan suara kerukan si mamang penjual podeng yang mewarnai suasana. Kayla tidak bercerita sedikitpun dan aku terpaksa diam. Aku berharap Kayla bisa cerita dan ceria serta bersemangat seperti dulu lagi. Aku tidak bisa memberi solusi jika Kayla hanya diam seperti ini. Diam memang memiliki banyak arti, tapi aku tetap berusaha menjadi sahabat Kayla. Mungkin seiring waktu Kayla akan bercerita.


            Waktu bergulir cepat, satu bulan lagi Ujian Semester. Dan hari ini penerimaan rapor UTS (Ujian Tengah Semester). Sebuah kabar gembira yang akan aku sampaikan ke Ibu dan Ayahku. Ya, nilaiku meningkat dari biasanya, aku memperoleh peringkat 5, sebelumnya aku tidak pernah masuk sepuluh besar, apalagi mendapat peringkat lima seperti saat ini. Sungguh berkat doa dan usahaku selama ini. Dan juga karena aku mampu mengubah pola belajarku semenjak aku....... semenjak aku berteman dengan Kayla. KAYLA sosok teman dan menjadi motivator dalam hidupku. Arah jam dua belas ! Kebahagiaan aku sirna seketika aku melihat sahabatku, Kayla menangis. Setelah aku telusuri, ternyata nilai Kayla menurun. Dia mendapat rangking dua dan rangking satunya adalah Lisa. Lisa memang pintar, tetapi nilai Kayla biasanya selalu di atas Lisa. Mungkin kali ini roda berputar. Aku sudah menduga itu, karena Kayla akhir-akhir ini selalu murung dan malas belajar.Aku menghampiri Kayla yang sedang menangis.
“Kay?”, sapaku. Kayla terkejut dan menghapus air matanya.
“Eh, Hamid. Selamat ya nilai qe meningkat. Sayangnya nilai aku sekarang...” Kayla mulai mengungkapkan separuh dari kesedihannya.
“Ini semua berkat doa, usaha dan juga berkat motivasi dari qe, Kay. Jangan gitu ngomong nya Kay, mungkin ini supaya qe lebih semangat lagi. Aku ngeliat qe sekarang berubah, qe lebih sering murung dan agak malas belajar. Semangat dong, Kay ! Semangat kayak dulu lagi ! Kalau qe ada masalah, jangan larut dalam masalah itu. Biasalah yang namanya orang hidup pasti ada masalah. Tapi kita harus percaya setiap masalah itu ada jalan keluarnya toh hasilnya akan membawa kita ke arah yang lebih baik lagi. Laa Tahzan selagi kita punya Allah. Ayo bangkit ! Jika dulu qe pernah menjadi bintang kelas, kenapa sekarang tidak ? Jangan jadikan masalah di rumah sebagai penghambat qe dalam belajar. Fokus buat masa depan, Kay ! Man Jadda Wa Jadda” ujarku.
“Makasi Hamid, aku udah mulai lega. Aku janji bakalan semangat kayak dulu lagi. Aku akan mengejar semua ketinggalan aku dulu. Aku bakalan bangkit dan tidak ambil pusing dengan masalah aku. Maaf aku tidak bisa cerita banyak tentang masalah aku.” Kayla mulai tampak ceria.
“Oh iya, gak apa kok. Mulai hari ini kita semangat. Semoga nilai kita sama-sama meningkat” , aku menjadi bersemangat melihat Kayla bisa tersenyum kembali.


Usai penerimaan rapor UTS, siswa XI IPA 7 merencanakan pergi weekend dengan rute mandi-mandi di Waterboom, nonton 4D, berkunjung ke Restore Kandi dan ditutup hunting ke Desa Rantih. Itu merupakan beberapa objek wisata menarik di Kota Sawahlunto. Tepat pada hari Minggu murid XI IPA 7 telah ready untuk hari weekendnya. Dengan gaya khas dan mode mereka masing-masing   mulai dari baju terbaik sampai dengan pernak-pernik yang mereka bawa. Termasuk aku. Aku mencari baju, sepatu dan celana yang paling keren supaya aku terlihat lebih cool. Hehe.
Tepat pukul 09.00 wib kami berkumpul di SMA Negeri Duabelas. Sepertinya Kayla tidak hadir. Bus sudah menanti dan lima menit lagi akan berangkat menuju Waterboom. Aku khawatir keadaan Kayla. “Apa Kayla terlambat, atau ada masalah lagi di rumah ?”, aku menduga-duga. Aku akan sedih jika weekend tanpa sahabatku.
“Hay, tak kira kalian udah berangkat”, Kayla datang tiba-tiba dari belakang dan menepuk pundakku.
“Yee, udah mau telat nih. Gara-gara nunggu qe tu”, jawabku sedikit sebel.
“Haha aku mah kalau mau jalan-jalan sukanya ditungguin daripada menunggu. Aku mah gitu orangnya”, ucap Kayla dengan gaya bahasa yang trend di jejaring sosial dan kemudian ia tertawa.
“Seneng liat qe ceria lagi “ jawabku senyum.


            Dalam perjalanan aku duduk bersama Kayla. Aku senang melihat Kayla yang tidak larut lagi dengan masalahnya. Perjalanan berkelok-kelok diapit dengan keliling bukit dan pohon-pohon yang rindang menyapa awal weekend kami yang semakin seru. Semoga weekend ini bisa menjadi hiburan buat kelas XI IPA 7 khususnya buat aku dan juga sahabatku, Kayla.
Detik terus bertukar menjadi menit. Sudah tujuh jam kami berwisata di kota Sawahlunto. Sungguh Kota yang luar biasa. Keindahan alam yang mempesona dengan kombinasi wisata zaman kuno, alam dan modern mampu menghibur dan memberikan kesegaran setelah 5 bulan yang lalu jenuh karena banyaknya ulangan tugas dan UTS. Mulai dari mandi-mandi di Waterboom, nonton 4 dimensi ”hunted me”, berkunjung ke kebun binatang dan wahana air di Kandi. Akhirnya weekend ini kami tutup dengan hunting dan foto bersama di Desa Rantih yang air terjunnya sangat menggiurkan. Alhamdulillah weekend hari ini sangat spesial, bersyukur padamu Yaa Allah. Aku pun kembali ke rumah, begitu pula dengan Kayla dan teman-teman kelas XI IPA 7 lainnya.


Sesampai di rumah aku membersihkan baju dan tempat nasi yang aku bawa tadi. Tiba-tiba ada terselip sebuah kertas. Aku heran dan membacanya..
Maaf ya aku masukin kertas ini tanpa sepengetahuan qe, Mid. Aku cuman mau bilang makasi atas motivasinya. Aku bisa bangkit setelah jatuh itu sungguh luar biasa. Qe memang sahabat terbaikku yang pernah ada.
Oh ya, ingat waktu kita pertama kali kenal ?
Sejenak aku berhenti dan menerawang ke masa lalu. Aku ingat ketika pertamakali aku melihat Kayla. Waktu MOS. Yaa aku ingat saat itu Kayla lewat di depan lokalku dengan atribut MOSnya. Tetapi pada saat itu kami tidak saling kenal. Namanya Kayla saja aku tidak tahu. Tetapi aku berharap suatu saat kami bersahabat. Harapan itu memang jadi nyata. Aku sadar dari pandangan masa lalu dan segera melanjutkan membaca surat dari Kayla.
Aku kenal qe saat aku minta tolong buat gambar tugas keterampilan. Qe memang jago ngelukis. Qe memang sahabat. Saat ini, aku serasa jadi kanvas. Dimana qe adalah kuas pelukis dan warna-warna cat air yang terdiri dari beragam warna. Warna-warna yang berbeda itu qe kasi di dalam kehidupanku hingga aku merasakan suatu keindahan laksana kanvas yang indah dengan lukisan warna-warniyang pernah qe buat untuk tugas keterampilan aku dulu. Qe memang sahabat yang memberikan aku makna dari sebuah kebersamaan dalam suka dan duka. Sahabat yang membawa aku tersenyum saat aku menyembunyikan kesedihan. Sahabat yang selalu teriakkan kata SEMANGAT saat aku mulai jatuh hingga aku bisa bangkit lagi. Hamid memang LUAR BIASA yang selalu ada saat aku menjadi insan yang BIASA. Qe (Hamid) adalah salah satu SEJARAH dalam kehidupanku  yang ku kenang sepanjang masa. Semangat terus belajarnya ! Semoga kita sukses kelak. Amiin.
                                                                                                                        -Kayla-


Aku menyimpan surat kecil dari Kayla di album fotoku. Aku juga bersyukur pernah mengenal teman sebaik dia. Dia juga motivasi dalam belajarku. Aku sadar kalau semua kita berpotensi. Hanya saja rasa malas yang melanda hingga kita hancur. Tetapi dengan semangat belajar dan dorongan dari sahabat mampu membuat aku bersemangat. Sejak saat itu, aku dan Kayla semakin rajin dan bersemangat di setiap detiknya. Hari demi hari selalu ceria dan tak kenal lelah untuk saling berbagi ilmu. Semangat belajar kami berbuah manis saat aku mendapat rangking 3 dan Kayla menjadi juara umum di kelas XI SMA Negeri Duabelas. “Aku sangat bersyukur padamu Yaa Allah. Engkau telah berikan aku kesempatan untuk mengetahui bahwa namanya Kayla. Berikan aku kesempatan untuk satu lokal dengan orang sebaik dia. bahkan engkau berikan aku kesempatan untuk bersahabat dengannya meski harus menungu keinginan ini satu tahun enam bulan yang lalu. Ya, semenjak aku melihat dia saat MOS di kelas X”ujarku dalam hati.












Analisis Cerpen

1.    Tokoh yang terdapat dalam cerpen “Namanya Kayla” adalah Aku (Hamdi), Kayla, Bapak Sagarim, Wendy dan Tori
.
2.    Watak dari cerpen “Namanya Kayla” adalah:
*   Tokoh Aku (Hamdi)               : perhatian, motivator dan bersahabat.
*   Tokoh Kayla                           : mudah terpengaruh, lucu dan baik.
*   Tokoh Bapak Sangarim       : pemarah dan tegas.
*   Tokoh Wendy                        : curang.
*   Tokoh Tori                              : curang.

3.    Metode penokohan yang digunakan dalam cerpen ”Namanya Kayla” adalah metode dramatik. Dibuktikan dengan penggambaran melalui jalan pemikiran tokoh dan percakapan antar tokoh. Contoh:
§      Tokoh Aku (Hamdi) :
Perhatian      “Tumben ? Biasanya qe selalu penuh persiapan. Ada masalah ya, Kay ? Cerita aja ke aku”, tanyaku mencoba simpati pada Kayla.”
Motivator      “Ini semua berkat doa, usaha dan juga berkat motivasi dari qe, Kay. Jangan gitu ngomong nya Kay, mungkin ini supaya qe lebih semangat lagi. Aku ngeliat qe sekarang berubah, qe lebih sering murung dan agak malas belajar. Semangat dong, Kay ! Semangat kayak dulu lagi ! Kalau qe ada masalah, jangan larut dalam masalah itu. Biasalah yang namanya orang hidup pasti ada masalah. Tapi kita harus percaya setiap masalah itu ada jalan keluarnya toh hasilnya akan membawa kita ke arah yang lebih baik lagi. Laa Tahzan selagi kita punya Allah. Ayo bangkit ! Jika dulu qe pernah menjadi bintang kelas, kenapa sekarang tidak ? Jangan jadikan masalah di rumah sebagai penghambat qe dalam belajar. Fokus buat masa depan, Kay ! Man Jadda Wa Jadda” ujarku.
Bersahabat  “Aku kenal qe saat aku minta tolong buat gambar tugas keterampilan. Qe memang jago ngelukis. Qe memang sahabat. Saat ini, aku serasa jadi kanvas. Dimana qe adalah kuas pelukis dan warna-warna cat air yang terdiri dari beragam warna. Warna-warna yang berbeda itu qe kasi di dalam kehidupanku hingga aku merasakan suatu keindahan laksana kanvas yang indah dengan lukisan warna-warniyang pernah qe buat untuk tugas keterampilan aku dulu. Qe memang sahabat yang memberikan aku makna dari sebuah kebersamaan dalam suka dan duka. Sahabat yang membawa aku tersenyum saat aku menyembunyikan kesedihan. Sahabat yang selalu teriakkan kata SEMANGAT saat aku mulai jatuh hingga aku bisa bangkit lagi. Hamid memang LUAR BIASA yang selalu ada saat aku menjadi insan yang BIASA. Qe (Hamid) adalah salah satu SEJARAH dalam kehidupanku  yang ku kenang sepanjang masa. Semangat terus belajarnya ! Semoga kita sukses kelak. Amiin”, surat dari Kayla.

§      Tokoh Kayla
Mudah terpengaruh           “Kay. Jangan gitu ngomong nya Kay, mungkin ini supaya qe lebih semangat lagi. Aku ngeliat qe sekarang berubah, qe lebih sering murung dan agak malas belajar.”
Lucu  “Haha aku mah kalau mau jalan-jalan sukanya ditungguin daripada menunggu. Aku mah gitu orangnya”, ucap Kayla dengan gaya bahasa yang trend di jejaring sosial dan kemudian ia tertawa.
Baik    “. “Aku sangat bersyukur padamu Yaa Allah. Engkau telah berikan aku kesempatan untuk mengetahui bahwa namanya Kayla. Berikan aku kesempatan untuk satu lokal dengan orang sebaik dia. bahkan engkau berikan aku kesempatan untuk bersahabat dengannya meski harus menungu keinginan ini satu tahun enam bulan yang lalu. Ya, semenjak aku melihat dia saat MOS di kelas X”ujarku dalam hati.

§      Tokoh Bapak Sangarim
Pemarah       “Hamid ! Perbaiki posisi dudukmu. Konsentrasi terhadap lembar jawabanmu!”, Pak Sangarim menegurku.”
Tegas                        “Akhirnya dewa mereka sekarang memberi kerugian untuk peringatan bagi mereka. Emang enak ketahuan liat jimat saat ujian ? Susahkan kalau lembar jawaban udah dirobek sama Pak Sagarim. Pastia aja remedial. Bersyukur aku mah nilai pas-pasan tapi jujur”, gumamku dalam hati.

§      Tokoh Wendy
Curang          “Akhirnya dewa mereka sekarang memberi kerugian untuk peringatan bagi mereka. Emang enak ketahuan liat jimat saat ujian ? Susahkan kalau lembar jawaban udah dirobek sama Pak Sagarim. Pastia aja remedial. Bersyukur aku mah nilai pas-pasan tapi jujur”, gumamku dalam hati.

§      Tokoh Tori
Curang          “Akhirnya dewa mereka sekarang memberi kerugian untuk peringatan bagi mereka. Emang enak ketahuan liat jimat saat ujian ? Susahkan kalau lembar jawaban udah dirobek sama Pak Sagarim. Pastia aja remedial. Bersyukur aku mah nilai pas-pasan tapi jujur”, gumamku dalam hati.

4.    Latar yang digunakan dalam cerpen “Namanya Kayla” adalah:
a)    Latar Waktu
Pagi    Tepat pukul 09.00 wib kami berkumpul di SMA Negeri Duabelas.
Hari Libur     Usai penerimaan rapor UTS, siswa XI IPA 7 merencanakan pergi weekend
Sore   Sudah tujuh jam kami berwisata di kota Sawahlunto.
b)    Latar Tempat
Sekolah         “Saatnya jam pelajaran pertama dimulai. It’s time to begin the first lesson”, bel sekolah sudah berbunyi.
Kantin            Aku dan Kayla pergi menuju kantin. Seperti biasa kami membeli piscok alias pisang coklat, empem-empek dan es podeng.
Rumah          Sesampai di rumah aku membersihkan baju dan tempat nasi yang aku bawa tadi. Tiba-tiba ada terselip sebuah kertas.
c)    Latar Suasana
Sedih             “Kay?”, sapaku. Kayla terkejut dan menghapus air matanya.
Bingung        “Apa aku ada salah dengan Kayla ?”, aku bertanya-tanya dalam hati.
Senang         Alhamdulillah weekend hari ini sangat spesial, bersyukur padamu Yaa Allah.

5.    Alur yang digunakan adalah alur maju.
·        Tahap pengenalan masalah:
Dia hanya menggelengkan kepala sebagai isyarat jawaban dari pertanyaanku. Aku pun jadi bingung. Biasanya aku selalu memanfaatkan waktu sebelum bel bunyi untuk belajar bersama. Tapi hari ini tidak. Ada yang aneh dengan Kayla.
·        Tahap pemuncakan masalah:
Arah jam dua belas ! Kebahagiaan aku sirna seketika aku melihat sahabatku, Kayla menangis. Setelah aku telusuri, ternyata nilai Kayla menurun. Dia mendapat rangking dua dan rangking satunya adalah Lisa. Lisa memang pintar, tetapi nilai Kayla biasanya selalu di atas Lisa. Mungkin kali ini roda berputar. Aku sudah menduga itu, karena Kayla akhir-akhir ini selalu murung dan malas belajar.Aku menghampiri Kayla yang sedang menangis.
·        Tahap penyelesaian masalah:
“Makasi Hamid, aku udah mulai lega. Aku janji bakalan semangat kayak dulu lagi. Aku akan mengejar semua ketinggalan aku dulu. Aku bakalan bangkit dan tidak ambil pusing dengan masalah aku. Maaf aku tidak bisa cerita banyak tentang masalah aku.” Kayla mulai tampak ceria.

6.    Nilai-nilai yang terdapat dalam cerpen “Namanya Kayla” adalah:
Nilai Kehidupan : Dalam menjalani hidup kita membutuhkan bantuan orang lain. Sahabat adalah orang yang paling dekat dengan kita. Untuk itu jangan kita pernah menanyakan apa yang telah diberikan sahabat. Tetapi tanyalah, apa yang dapat kita berikan untuk sahabat. Sesungguhnya manusia yang baik itu adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Menjadi terpenting itu baik, tetapi lebih penting menjadi yang terbaik.